Saturday, 14 September 2013

Sejarah Awal Penggunaan Sarung Tangan

Pemakaian sarung tangan oleh kiper memang sudah dikenalkan Amadeo Carrizo pada medio 1940-an. Akan tetapi, sarung tangan yang dikenakan pada waktu itu masih terbuat dari wol dan biasanya hanya dikenakan pada musim dingin untuk mereduksi sengatan udara dingin yang bisa membekukan jemari tangan. Nah, sarung tangan khusus kiper baru dibuat pada 1970-an, tepatnya pada 1973.

Kala itu, Gebhard Reusch yang menjabat sebagai pemimpin perusahaan sarung tangan Reuschmenggandeng Sepp Maier, kiper timnas Jerman Barat, untuk merancang sarung tangan khusus guna meningkatkan kinerja para kiper. Mereka melakukan beberapa uji coba terhadap bahan-bahan berbeda guna mendapatkan sarung tangan yang tepat.

Sebenarnya Reusch baru punya pengalaman satu tahun membuat sarung tangan khusus untuk olahraga, terutama ski. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi para atlet dari cuaca dingin dan medan yang dilalui. Nah, ketika memutuskan membuat sarung tangan untuk kiper, fungsi protektif dikesampingkan karena fungsi membantu menangkap bola lebih mengemuka.


Hal yang unik, bukan hanya Reusch yang memberi tawaran kerjasama kepada Maier. Kiper Bayern Muenchen itu ternyata sempat menerima tawaran sejenis dari Karl Krumpolz. Tapi, karena Krumpolz tak punya pabrik sendiri, Maier lantas lebih memilih Reusch.

Menurut Maier, Reusch berhasil membuat sarung tangan khusus yang terbuat bahan lateks untuknya dalam waktu hanya dua hari. Sarung tangan bersejarah itu pada dasarnya merupakan pengembangan dari sarung tangan karet yang biasa digunakan di bidang kesehatan.


Ujian terhadap produk baru hasil kerjasama Reusch dan Maier terjadi pada Piala Dunia 1974. Hasilnya positif. Maier sebagai kiper utama timnas Jerman Barat berhasil membawa Die Nationalmannschaft menjadi juara. Di final, sarung tangan Reusch menjadi salah salah satu pembeda timnas Jerbar dengan lawannya, Belanda. Maklum, Jan Jongbloed mengawal gawang timnas Belanda tanpa sarung tangan.

Terima kasih semoga bermanfaat


Cara Mencuci Gloves

Cara Mencuci Gloves / Sarung Tangan Kiper

Hand Gloves/sarung tangan adalah salah satu perlengkapan yang sangat penting bagi kiper. Sarung tangan bisa membantu performa kiper itu sendiri,oleh karena itu kebersihan dari sarung tangan juga berpengaruh terhadap daya cengkeram latex. Daya cengkeram latex akan berkurang jika terdapat kotoran yang berada di latex.
Berikut adalah cara membersihkan/mencuci gloves/sarung tangan :
  • First wash, yang dimaksud dengan first wash adalah membuang atau menghilangkan zat kimia yang melapisi latex dengan cara mencuci gloves tersebut. Dalam melakukan first wash lebih baik menggunakan air mengalir agar zat kimia yang melapisi latex dapat terbuang mengalir.
  • Setelah digunakan sarung tangan lebih baik dibersihkan dengan cara merendamnya dengan menggunakan air hangat dan bisa ditambahkan pewangi pakaian (bukan sabun) juga bisa menggunakan shampo yang tidak mengandung conditioner. setelah itu cara menghilangkan noda yaitu dengan cara memijat bagian latex terkena noda dengan lembut.
Cara mengeringkannya pun harus diangin-anginkan dan tidak boleh terkena sinar matahari langsung,hal itu dikarenakan latex akan kering dan cepat mengalami abrasi.

Perawatan sarung tangan yang baik adalah tidak membiarkan latex terlalu kering,sebab jika latex terlalu kering maka yang terjadi latex mudah mengalami abrasi,oleh karena itu semprot bagian latex dengan air biasa atau bisa menggunakan cairan khusus untuk latex untuk menjaga agar tetap lembab.

Terima kasih semoga bermanfaat